Count Down

Mencari Superman Superwoman

Mencari Superman Superwoman
Indonesia dengan penduduk sekitar 220 juta adalah negara empat terbesar di dunia. Indonesia berada di bawah Republik Rakyat China yang berpenduduk 1,298 miliar, India 1.065 miliar,dan Amerika Serikat sekitar 297 juta.

Berarti, pemimpin Indonesia juga setidaknya harus sekaliber ....

(Lengkapnya: Lihat Blog Terkait)

Yurisman Usulkan Yuddy Chrisnandi


Nama : Yurisman Hidayat
Profesi: Pedagang di Tanah Abang Blok D
Tempat Tinggal: Kel. Palmeriam, Kec. Matraman, Jakarta Timur
Untuk pembuktian identitas saya harap membuka halaman Friendster saya dengan pencarian via email: co_ren@yahoo.co.id


Alasan mendukung Pak Yuddy:
Saya mengenal Pak Yuddy melalui media massa baik melalui koran maupun televisi. Buat saya sebagai pedagang, masa depan Indonesia harus dipegang oleh orang yang berani dan mau mengambil risiko. Dan juga harus dipegang oleh orang yang paling menjanjikan perubahan di Indonesia. Ketika Pak Harto memimpin Indonesia cukup lama, kita menuntut adanya perubahan kebebasan bermasyarakat dan bernegara. Namun kenyataannya setalah 10 tahun reformasi justru Indonesia mengalami kemajuan demokrasi yang harus dibayar mahal dengan meningkatnya tingkat kemiskinan dan merosotnya tingkat pendidikan serta kualitas hidup lainya. Untuk menyatukan apa yang menjadi keunggulan Pemerintahan Presiden Soeharto dan setelahnya, maka Indonesia harus dipimpin oleh orang yang berani untuk mengambil risiko dan menjanjikan perubahan. Dan Pak Yuddy adalah harapan saya untuk hal itu.

2 komentar:

Moh Sardini mengatakan...

Presiden Taxi kali. YC itu rumongso biso tapi ora biso rumongso.
Untuk populer YC telah ambil jalan yg menjijikkan. Apapun putusan Partainya yg diiikuti dong. Kok sekarang marah3 sama Partainya (PG).Bagi wong waras aneh, tapi bagi orang yg "mentalnya" tak stabil ya ngga aneh, biasa2 saja.

Anonim mengatakan...

komentar atas komentar Moh Sardini
Apakah kita harus terus ikuti jalan salah, kalau awalnya kita mengira itu jalan yang benar, dan bisa menuntun dalam kegelapan, dan ternyata jauh menyimpang dari apa yang kita kira..coba direnungkan? kalau kita tidak boleh protes? kapan negara bisa maju? harus ikut..inggihhh ..yes sir.. ya pak..manut manut..